Si pohon cemara kecil tumbuh di tengah hutan. Ia tak pernah puas tentang segala hal. Ia sama sekali tidak mensyukuri udara hutan yang bersih, sinar matahari yang hangat dan burung-burung yang berkicau merdu di sekelilingnya. Suatu hari pohon cemara kecil itu pun ditebang untuk dijadikan pohon natal. Ia senang sekali, apalagi ketika tubuhnya dihias dengan berbagai pita, lilin dan bintang kertas.…