Bibliografi halaman 397-400. Peningkatan apresiasi masyarakat luas terhadap sastra (tentu saja puisi) sangat penting artinya dalam menunjang perkembangan kebudayaan suatu bangsa. Apalagi sastra sering pula disebut-sebut sebagai sebuah "dunia" yang menawarkan moral, yang sesungguhnya sangat dibutuhkan oleh suatu komunitas masyarakat yang "sehat". Apresiasi tinggi terhadap sastra (termasuk terha…
Dalam buku Percakapan paling panjang perihal pulang pergi, terdapat kumpulan puisi karya Theoresia Rumthe & Weslly Johannes yang di dalamnya terdapat konsep saling berbalas puisi, dan bahasa yang digunakan sederhana, tidak rumit.
Sebagai sebuah buku, Catatan Hitam merupakan kumpulan coretan tangan Risa mengenai mimpi dan harapan-harapannya yang ia tulis sejak 1994. Namun, biarpun demikian, membaca seluruh bentuk tulisan dalam Catatan Hitam amat sulit untuk tidak menyebutnya menyerupai puisi atau tulisan puitis.
Ada sebuah kisah di balik belukar berdebu di dekat pabrik dan gedung-gedung dengan kaca yang mengilat. Tentang sejumput rumput kecil yang sering mengadu sedih, menangis tanpa berair mata.
Ayat-Ayat Api merupakan kumpulan puisi karya Sapardi Djoko Damono yang membahas komentar sosialnya mengenai peristiwa yang terjadi di Indonesia pada masa hidupnya, seperti Tragedi Pembakaran Mei 1998 yang terjadi di Jakarta, dan peristiwa-peristiwa lainnya.
Ayah, hari ini aku kesepian dan gak tahu harus lari ke mana lagi. Ayah, ini arahnya ke mana, ya? Anak kecil ini kehilangan jalan pulangnya.
Buku ini adalah karya penulis buku MAAF, TERNYATA AKU TIDAK SEKUAT ITU dan SENDIRI? GAPAPA.
Buku ini merupakan bonus novel Yang Fana adalah Waktu. Sajak-sajak untuk Pingkan ditulis konon kabarnya, terinspirasi dari kisah cinta Raden Sarwono, yang tidak jelas endingnya, dengan seorang perempuan yang berbeda latar belakang budaya.
Buku ini mengisahkan tentang cinta yang tak selalu membawa kebahagiaan. Dalam kehidupan yang tak pernah pasti, kita belajar melipat luka. Buku ini akan membawa Anda dalam perjalanan emosional yang mendalam, merasakan bagaimana rasanya mencintai dan merelakan.
Kata-kata kami adalah hujan yang rintik dan rinainya menjalari batin dan menyemangati kami, untuk terus hidup dan berjuang menjaga nilai kemanusiaan, berpikir sederhana dan bertanggungjawab pada kebudayaan yang konstruktif.
Apalagi urusan perasaan Cinta bisa berganti benci Percaya memudar berganti kusam ragu Pun komitmen menipis berubah jadi lupa Kau boleh pergi Sungguh boleh Tapi aku akan tetap di sini Meyakini bahwa Besok pagi, malam pun akan berganti siang Mawar baru akan merekah ulang Dan hujan berikutnya pasti kan datang Kau sungguh boleh pergi. Salah satu sajak yang ada di dalam buku Sun…
"Walaupun manuskrip ini menceritakan sebuah tragedi, kisah-kisahnya disampaikan dengan nada ringan, nyaris komikal (bahkan ada beberapa pastiche ala puisi mbeling), yang justru membuat ceritanya makin tragis. Pemakaian ironi yang mantap! Selain itu, penulis juga menunjukkan kepiawaiannya mencampur aduk berbagai macam referensi, alusi, dan gaya. Dari yang kuno sampai yang kekinian, dari high cul…
Ke paku belakang pintu aku gantungkan apa yang patut aku gantungkan aku kembalikan apa yang seharusnya aku kembalikan Bayangan gajah mini dari rotan patahan sepeda plastik roda tiga kibaran baju terjepit daun jendela. Kita selalu punya malam penuh batuk dingin malaria hari-hari disulam dari mala.
Mari kita buka apa isi kaleng Khong Guan ini: biskuit peyek keripik ampiang atau rengginang? Simsalabim. Buka! Isinya ternyata ponsel kartu ATM tiket voucer obat jimat dan kepingan-kepingan rindu yang sudah membatu.
SEUSAI PELUKAN USAI pada pertemuan yang aneh, kulihat duri di sekujur tubuhmu. kudekati dan memelukmu. seusai pelukan itu usai, duri-duri itu menancap di tubuhku hingga hari ini. Okt, 2022 (salah satu puisi dalam "Bertemu di Temaram"
Menjelang Petang, dulu diteriaki pulang oleh ibu, kini dipanggil lembur oleh bosku. Dulu tubuh sudah ditaburi bedak, kini terjebak di kendaraan yang membludak. Dulu bersiap untuk pergi mengaji, kini sudah terbiasa saling mencaci. Dewasaku membuatku gamang, saat menjelang petang. -Gaber-
Biografi penulis halaman 95-103 Rajutan asa berisi antologi puisi, cerpen dan kuote.
Sejuta mimpi, sejuta angan, sejuta harapan ingin diwujudnyatakan dalam realitas. Inilah buah kandung idaman kami. Pada akhirnya, kami menyentuh realitas itu dan mewujudkannya dalam buku Menyapa Sejuta Realitas ini. Menariknya, ini bukan karya angan belaka, bukan juga tipuan, tetapi sungguh berangkat dari kisah nyata; jutaan rasa yang terluap, nyata bahwa ini adalah karya-karya kami yang autenti…
Joko Pinurbo atau kerap dipanggil Jokpin adalah seorang penyair kelahiran Sukabumi, Jawa Barat. Ia bisa dikatakan sebagai salah satu pujangga terkemuka di Indonesia karena telah menorehkan berbagai karya dengan kekhasannya tersendiri. Kehadiran karya-karyanya menyegarkan khazanah perpuisian Indonesia, terutama untuk puisi pada periode 1999 sampai sekarang. Hal itu dikarenakan karakter kebanyaka…
Persahabatan selalu spesial. Dari sahabat terbaik selalu bersama kita hingga kapan pun. Tidak peduli meskipun jarak, sekolah, dan pekerjaan telah memisahkan. Sungguh beruntung orang-orang yang memiliki sahabat. Buku ini memuat 100 kutipan terbaik Tere Liye tentang persahabatan. Resapi kalimatnya, milikilah sahabat terbaik, jalani persahabatan tersebut, buktikan kalian 100 kali lebih indah di…
Puisi saat kamu tidak mencintaiku lagi daun-daun kehilangan hijaunya angin kehilangan desirnya laut lupa pada asinnya dan puisiku ditinggalkan aksaranya
Tamatlah sehari yang riang bagi kadal yang bercinta di batuan. Sehari yang murung untuk elang gunung yang kasmaran sendirian Sehari yang menyusup ke dalam telinga membujuk siapa pun untuk percaya bahwa kita hidup di negeri maya dunia ketiga di mana rawa-rawa dan muara digenangi pestisida Dan di tepi jagat raya, bumi baru telah tercipta menunggu datangnya penghuni pertama Manusia yang bukan kias…
Semua jiwa pasti jatuh cinta, tapi tidak semua mampu berkata-kata. Adakah rasamu yang mengalir di buku ini?
Kumpulan 24 sajak dengan ilustrasi terbaik dari Tere Liye. Sajak tentang memiliki, pun tentang melepaskan. Sajak tentang pertemuan, juga tentang perpisahan. Sajak tentang kebahagiaan, juga tentang kesedihan. Tambahkan pula sajak bergurau, bercanda dengan perasaan. Para pencinta adalah pujangga terbaik yang pernah ada. Dan kasih sayang pun adalah sumber inspirasi paling deras yang pernah…